langit tampak gelap
laut biru membagi warna
gedung kosong bersaksi
awal dan akhir kisah kita
rintik hujan mulai jatuh
menetes di pipih kiri dan kanan
padahal sempat kacamata menjadi perisai
tangis kesedihan yang kusembunyikan
rintik demi rintik jatuh
tak mampu lagi menahan
merasa sangat kehilangan
pasangan - pasangan senyuman
pudar hati kami
abu - abu warnanya
kelam hati,
suram pandangan
ketika mencoba tetap tersenyum
air mata mulai jatuh berderai
merinding
berharap alarm handphone berbunyi
bahwa pagi telah tiba
pertanda ini hanya mimpi
perpisahan persahabatan
semuanya relatif,, katanya sih..
semuanya harus profesional.. katanya juga sih...
meski mendung hati
walau wajah tampak murung
relakan waktu bicara
biarlah hari semakin senja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar