Laman

Jumat, 24 Agustus 2012

Perempuan Berkacamata

raut wajah gelisahmu menetapkan ribuan harap ..
aku telah berkali kali membasuh lusuhmu
 dengan senyum lanutku..
tapi mengapa kau menepi hingga 
sepasang kacamata membunuh ceria yang harusnya warna..
dari balik tembok ini aku bisa mendengar 
ratapan pedih yang abadi dari masa lalumu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Arsip Blog